Tahap 7 — Hidup Ucapan Syukur
Bagaimana orang yang telah ditebus hidup bersyukur: pertobatan, Sepuluh Hukum sebagai pedoman hidup, doa dan Doa Bapa Kami, serta panggilan di gereja dan di tengah dunia.
Course Locked
| Responsible | Elya G. Muskitta |
|---|---|
| Last Update | 11/01/2026 |
| Completion Time | 5 hours 35 minutes |
| Members | 1 |
-
Pelajaran (empty)5Lessons · 4 hr 35 min
-
7.1 Hidup Bersyukur dan Kegunaan Hukum TauratNew 10 xp
-
7.2 Sepuluh Hukum (1–4): Kasih kepada AllahNew 10 xp
-
7.3 Sepuluh Hukum (5–10): Kasih kepada SesamaNew 10 xp
-
7.4 Doa dan Doa Bapa KamiNew 10 xp
-
7.5 Hidup Bergereja dan Panggilan di Tengah DuniaNew 10 xp
-
-
Evaluasi (empty)1Lessons · 1 hr
-
Evaluasi Tahap 7 — Hidup Ucapan SyukurNew
-
Objective (O)
Peserta memahami dan menghidupi ketaatan kepada hukum Allah dan doa sebagai ucapan syukur atas anugerah, bukan sebagai jalan keselamatan, di gereja dan di tengah masyarakat Indonesia.
Key Results (KR)
- Peserta menjelaskan tiga kegunaan Hukum Taurat dan tiga ukuran perbuatan baik (KH P&J 91) dengan tepat.
- Peserta menguraikan isi dan penerapan kesepuluh hukum menurut penomoran Reformed dengan nilai kuis lesson minimal 80%.
- Peserta menyusun pola doa pribadi berdasarkan enam permohonan Doa Bapa Kami dan mempraktikkannya selama satu minggu.
- Peserta menuliskan satu rencana konkret hidup syukur di bidang keluarga, pekerjaan/studi, digital, atau masyarakat, serta lulus evaluasi tahap dengan nilai minimal 70.
Roma 12:1 — “Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.”
Tahap 7 membawa kita ke bagian ketiga Katekismus Heidelberg: ucapan syukur. Setelah mempelajari kesengsaraan manusia karena dosa dan penebusan di dalam Yesus Kristus, kini kita bertanya: bagaimana orang yang telah diselamatkan oleh anugerah menyatakan terima kasihnya kepada Allah?
Kita akan mempelajari makna pertobatan dan perbuatan baik, tiga kegunaan Hukum Taurat, Sepuluh Hukum menurut penomoran Reformed (loh pertama: kasih kepada Allah; loh kedua: kasih kepada sesama), serta doa dan Doa Bapa Kami (KH P&J 86–129).
Tahap ini ditutup dengan penerapan hidup syukur dalam konteks Indonesia: ibadah dan persekutuan, persembahan sebagai ucapan syukur (bukan transaksi), keluarga, pekerjaan sebagai panggilan, etika digital, kerukunan dan Pancasila, keadilan sosial, penatalayanan ciptaan, serta sikap terhadap budaya, sinkretisme, dan okultisme.
Daftar Pelajaran
- 7.1 — Hidup Bersyukur dan Kegunaan Hukum Taurat (50 menit)
- 7.2 — Sepuluh Hukum (1–4): Kasih kepada Allah (55 menit)
- 7.3 — Sepuluh Hukum (5–10): Kasih kepada Sesama (55 menit)
- 7.4 — Doa dan Doa Bapa Kami (55 menit)
- 7.5 — Hidup Bergereja dan Panggilan di Tengah Dunia (60 menit)
Tahap ditutup dengan Evaluasi Tahap 7 — Hidup Ucapan Syukur (Survey: pilihan ganda, jawaban singkat, dan esai). Pertanyaan dan diskusi dapat diajukan di Forum Katekisasi Sidi.
Sistem Penilaian & Kelulusan
| Komponen | Alat di Platform | Bobot | Ketentuan |
|---|---|---|---|
| A. Kuis Pelajaran | Kuis eLearning di akhir setiap pelajaran (otomatis) | 20% | Wajib dijawab benar semua untuk menyelesaikan pelajaran. Poin: 10 (percobaan 1), 7 (2), 5 (3), 3 (4+). Indeks = poin diperoleh ÷ poin maksimal × 100. |
| B. Evaluasi Tahap | Survey sertifikasi — bagian pilihan ganda (otomatis) | 25% | Lulus ≥70% di setiap tahap; maks. 3 percobaan. Nilai = rata-rata 8 evaluasi. |
| C. Jawaban Singkat & Esai | Survey — pertanyaan teks bebas (dinilai pengajar) | 25% | Esai dinilai dengan rubrik 4 kriteria × 25 poin; jawaban singkat 0/5/10. Rata-rata esai minimal 65. |
| D. Ujian Akhir | Survey sertifikasi Ujian Akhir (otomatis) | 20% | Lulus ≥75%; maks. 2 percobaan; waktu 90 menit. |
| E. Kehadiran & Keaktifan | Absensi tatap muka/ibadah + Forum Katekisasi | 10% | Kehadiran minimal 80%. |
Learning Path Katekisasi Sidi
| # | Tahap | Objective |
|---|---|---|
| 1 | Tahap 1 — Pengantar Katekisasi & Firman Allah | Peserta memahami dasar dan tujuan katekisasi serta meyakini Alkitab sebagai Firman Allah yang berwibawa, cukup, dan jelas, sehingga mampu membacanya dengan benar dan menghargai pengakuan iman gereja. |
| 2 | Tahap 2 — Allah Tritunggal, Penciptaan & Pemeliharaan | Peserta mengenal Allah Tritunggal yang esa beserta sifat-sifat-Nya, serta mempercayai dan menghidupi iman kepada Allah sebagai Pencipta dan Pemelihara segala sesuatu. |
| 3 | Tahap 3 — Manusia, Dosa & Perjanjian Anugerah | Peserta memahami dan mampu menjelaskan bahwa manusia, ciptaan menurut gambar Allah yang telah jatuh ke dalam dosa, hanya dapat diselamatkan oleh anugerah Allah dalam perjanjian dan pemilihan-Nya di dalam Kristus. |
| 4 | Tahap 4 — Yesus Kristus Sang Pengantara | Peserta mengenal, mengakui, dan mampu menjelaskan Yesus Kristus sebagai satu-satunya Pengantara—sungguh Allah dan sungguh manusia, Nabi, Imam, dan Raja—yang mati sebagai pengganti kita, bangkit, naik ke sorga, memerintah, dan akan datang kembali. |
| 5 | Tahap 5 — Roh Kudus & Karya Keselamatan | Peserta memahami dan mengakui secara pribadi bagaimana Roh Kudus menerapkan keselamatan dalam Kristus — dari panggilan efektif sampai ketekunan — serta mampu membedakan pembenaran dari pengudusan. |
| 6 | Tahap 6 — Gereja & Sakramen | Peserta memahami hakikat gereja, tata gereja Reformed, dan makna kedua sakramen, sehingga siap mengambil bagian secara bertanggung jawab dalam kehidupan jemaat dan Perjamuan Kudus sebagai anggota sidi. |
| 7 | Tahap 7 — Hidup Ucapan Syukur ← Anda di sini | Peserta memahami dan menghidupi ketaatan kepada hukum Allah dan doa sebagai ucapan syukur atas anugerah, bukan sebagai jalan keselamatan, di gereja dan di tengah masyarakat Indonesia. |
| 8 | Tahap 8 — Pengharapan Kristen & Peneguhan Sidi | Peserta memiliki pengharapan Kristen yang alkitabiah dan siap mengaku iman secara pribadi serta menjalani hak dan kewajiban sebagai anggota sidi jemaat. |