Tahap 5 — Roh Kudus & Karya Keselamatan
Mengenal Pribadi dan karya Roh Kudus yang menerapkan keselamatan dalam Kristus: panggilan efektif, kelahiran baru, iman, pembenaran, pengudusan, dan ketekunan orang kudus.
Course Locked
| Responsible | Elya G. Muskitta |
|---|---|
| Last Update | 11/01/2026 |
| Completion Time | 5 hours 10 minutes |
| Members | 1 |
-
Pelajaran (empty)5Lessons · 4 hr 10 min
-
5.1 Pribadi dan Karya Roh KudusNew 10 xp
-
5.2 Panggilan Efektif, Kelahiran Baru, dan PertobatanNew 10 xp
-
5.3 Iman dan Pembenaran oleh ImanNew 10 xp
-
5.4 Pengudusan: Hidup Baru dalam KristusNew 10 xp
-
5.5 Ketekunan Orang Kudus dan Kepastian KeselamatanNew 10 xp
-
-
Evaluasi (empty)1Lessons · 1 hr
-
Evaluasi Tahap 5 — Roh Kudus & Karya KeselamatanNew
-
Objective (O)
Peserta memahami dan mengakui secara pribadi bagaimana Roh Kudus menerapkan keselamatan dalam Kristus — dari panggilan efektif sampai ketekunan — serta mampu membedakan pembenaran dari pengudusan.
Key Results (KR)
- Menyelesaikan 5 pelajaran Tahap 5 dengan nilai kuis rata-rata minimal 80%.
- Menjelaskan secara tertulis perbedaan pembenaran dan pengudusan dengan sedikitnya tiga butir perbandingan dan dasar Alkitab.
- Menghafal Ef. 2:8–9 serta KH P&J 1 dan 60 (pokoknya) dan mengucapkannya dalam pertemuan katekisasi.
- Menyusun dan menjalankan rencana disiplin rohani pribadi selama 2 minggu, lalu merefleksikannya bersama pembina.
Efesus 2:8–9 — “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.”
Pada Tahap 4 kita telah belajar tentang apa yang dikerjakan Yesus Kristus bagi kita: inkarnasi, salib, kebangkitan, dan pemerintahan-Nya. Tahap 5 menjawab pertanyaan berikutnya: bagaimana karya Kristus itu menjadi milik kita secara pribadi? Jawaban Alkitab adalah: oleh Roh Kudus, yang mempersatukan kita dengan Kristus melalui iman.
Tahap ini terdiri atas lima pelajaran: Pribadi dan karya Roh Kudus; panggilan efektif, kelahiran baru, dan pertobatan; iman dan pembenaran oleh iman; pengudusan sebagai hidup baru; serta ketekunan orang kudus dan kepastian keselamatan. Kita akan banyak bersandar pada Katekismus Heidelberg (P&J 1, 20–23, 53, 59–64, 86–91), Pengakuan Iman Belanda (pasal 11, 22–24), Kanon Dordrecht (Pokok Ajaran III/IV dan V), serta Pengakuan Iman Westminster (bab 10–18).
Perhatian khusus diberikan pada perbedaan antara pembenaran (vonis Allah yang sekali, sempurna, dan diterima oleh iman saja) dan pengudusan (karya Roh yang bertahap seumur hidup). Kedua kebenaran ini menjaga kita dari dua bahaya: kesombongan atau keputusasaan karena bersandar pada diri sendiri, dan kelalaian karena menyalahgunakan anugerah. Kiranya Roh Kudus sendiri menerangi hati Anda selama mempelajari tahap ini.
Daftar Pelajaran
- 5.1 — Pribadi dan Karya Roh Kudus (50 menit)
- 5.2 — Panggilan Efektif, Kelahiran Baru, dan Pertobatan (50 menit)
- 5.3 — Iman dan Pembenaran oleh Iman (50 menit)
- 5.4 — Pengudusan: Hidup Baru dalam Kristus (50 menit)
- 5.5 — Ketekunan Orang Kudus dan Kepastian Keselamatan (50 menit)
Tahap ditutup dengan Evaluasi Tahap 5 — Roh Kudus & Karya Keselamatan (Survey: pilihan ganda, jawaban singkat, dan esai). Pertanyaan dan diskusi dapat diajukan di Forum Katekisasi Sidi.
Sistem Penilaian & Kelulusan
| Komponen | Alat di Platform | Bobot | Ketentuan |
|---|---|---|---|
| A. Kuis Pelajaran | Kuis eLearning di akhir setiap pelajaran (otomatis) | 20% | Wajib dijawab benar semua untuk menyelesaikan pelajaran. Poin: 10 (percobaan 1), 7 (2), 5 (3), 3 (4+). Indeks = poin diperoleh ÷ poin maksimal × 100. |
| B. Evaluasi Tahap | Survey sertifikasi — bagian pilihan ganda (otomatis) | 25% | Lulus ≥70% di setiap tahap; maks. 3 percobaan. Nilai = rata-rata 8 evaluasi. |
| C. Jawaban Singkat & Esai | Survey — pertanyaan teks bebas (dinilai pengajar) | 25% | Esai dinilai dengan rubrik 4 kriteria × 25 poin; jawaban singkat 0/5/10. Rata-rata esai minimal 65. |
| D. Ujian Akhir | Survey sertifikasi Ujian Akhir (otomatis) | 20% | Lulus ≥75%; maks. 2 percobaan; waktu 90 menit. |
| E. Kehadiran & Keaktifan | Absensi tatap muka/ibadah + Forum Katekisasi | 10% | Kehadiran minimal 80%. |
Learning Path Katekisasi Sidi
| # | Tahap | Objective |
|---|---|---|
| 1 | Tahap 1 — Pengantar Katekisasi & Firman Allah | Peserta memahami dasar dan tujuan katekisasi serta meyakini Alkitab sebagai Firman Allah yang berwibawa, cukup, dan jelas, sehingga mampu membacanya dengan benar dan menghargai pengakuan iman gereja. |
| 2 | Tahap 2 — Allah Tritunggal, Penciptaan & Pemeliharaan | Peserta mengenal Allah Tritunggal yang esa beserta sifat-sifat-Nya, serta mempercayai dan menghidupi iman kepada Allah sebagai Pencipta dan Pemelihara segala sesuatu. |
| 3 | Tahap 3 — Manusia, Dosa & Perjanjian Anugerah | Peserta memahami dan mampu menjelaskan bahwa manusia, ciptaan menurut gambar Allah yang telah jatuh ke dalam dosa, hanya dapat diselamatkan oleh anugerah Allah dalam perjanjian dan pemilihan-Nya di dalam Kristus. |
| 4 | Tahap 4 — Yesus Kristus Sang Pengantara | Peserta mengenal, mengakui, dan mampu menjelaskan Yesus Kristus sebagai satu-satunya Pengantara—sungguh Allah dan sungguh manusia, Nabi, Imam, dan Raja—yang mati sebagai pengganti kita, bangkit, naik ke sorga, memerintah, dan akan datang kembali. |
| 5 | Tahap 5 — Roh Kudus & Karya Keselamatan ← Anda di sini | Peserta memahami dan mengakui secara pribadi bagaimana Roh Kudus menerapkan keselamatan dalam Kristus — dari panggilan efektif sampai ketekunan — serta mampu membedakan pembenaran dari pengudusan. |
| 6 | Tahap 6 — Gereja & Sakramen | Peserta memahami hakikat gereja, tata gereja Reformed, dan makna kedua sakramen, sehingga siap mengambil bagian secara bertanggung jawab dalam kehidupan jemaat dan Perjamuan Kudus sebagai anggota sidi. |
| 7 | Tahap 7 — Hidup Ucapan Syukur | Peserta memahami dan menghidupi ketaatan kepada hukum Allah dan doa sebagai ucapan syukur atas anugerah, bukan sebagai jalan keselamatan, di gereja dan di tengah masyarakat Indonesia. |
| 8 | Tahap 8 — Pengharapan Kristen & Peneguhan Sidi | Peserta memiliki pengharapan Kristen yang alkitabiah dan siap mengaku iman secara pribadi serta menjalani hak dan kewajiban sebagai anggota sidi jemaat. |